Breaking News

Rabu, 11 Maret 2015

Perakitan Komputer 2 "Perkembangan Sistem Operasi Open Source"

A.Perkembangan Sistem Operasi Open Source 

Linux
Dibuat oleh mahasiswa Finlandia Linus Trovalds,pada bulan agustus 1991 ia telah menyelesaikan  Linux versi ke 0.01,pada tanggal 5 oktober ia mulai membuat versi resmi yaitu Linux versi 0.02.
Saat in Linux adalah system unix yang sangat lengkap.

Beberapa Versi yang di adopsi linux:
-     X Andros
Adalah sebuah distro Linux yang berdasarkan KDE. Tampilanya sangat mirip dengan Microsoft Windows
-     Ubuntu
Adalah salah satu Distribusi Linux yang di sponsori oleh Canonical Ltd
-     Cent Os
Sistem operasi bebas yang didasarkan pada Red Hat Enterprise Linux (RHEL) Cent Os Singkatan dari Community Enterprise Operating System
-     Debian
Sistem operasi yang berbasis Kernel Linux (Kernel Independent) dikembangkan murni tanpa mendasar pada Sistem Operasi yang telah ada
-    Open Suse
Salah satu Distro Linux dari perusahaan Novell

B.Srtuktur Sistem Operasi Open source

Penjadwalan Processor

Merupakan kumpulan kebijaksanaan dan mekanisme di system operasi yang berkaitan denggan urutan yan dilakukan sisttem computer

Jenis :

-          Penjadwalan jangka Pendek (Short term scheduler)

-          Penjadwalan jangka Menengah (Medium term scheduler)

-          Penjadwalan jangka Panjang (Long term scheduler)


Management Memori

Memori utama atau lebih dikenal sebagai memori adalah sebuah array yang besar dari word atau byte, yang ukurannya mencapai ratusan,

ribuan, atau bahkan jutaan byte. Setiap word atau byte mempunyai alamat tersendiri. Memori Utama berfungsi sebagai tempat penyimpanan yang akses datanya digunakan oleh CPU atau perangkat I/O. Memori utama termasuk tempat penyimpanan data yang sementara (volatile), artinya data dapat hilang begitu sistem dimatikan.

Sistem operasi bertanggung jawab atas aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan managemen memori seperti:

-          Menjaga track dari memori yang sedang digunakan dan siapa yang menggunakannya.

-          Memilih program yang akan di-load ke memori.

-          Mengalokasikan dan meng-dealokasikan ruang memori sesuai kebutuhan.

Manajemen sistem O/I

Sering disebut device manager. Menyediakan "device driver"

yang umum sehingga operasi I/O dapat seragam (seperti

kegiatan untuk membuka, membaca, menulis, menjalankan

dan menutup file atau program).


Komponen Sistem Operasi untuk sistem I/O:

-          Buffer: menampung sementara data dari dan ke perangkat I/O.

-          Spooling: melakukan penjadualan pemakaian I/O sistem supaya lebih efektif dan efisien (pengaturan antrian).

-          Menyediakan driver untuk dapat melakukan operasi "rinci" untuk perangkat keras I/O tertentu.


C.PROSES BOOTING SISTEM  OPERASI OPEN SOURCE

-          Boot Manager

                        Boot manager adalah suatu aplikasi yang menjadi bawaan dari semua jenis Linux untuk mengatur proses booting agar dapat digunakan untuk multiple boot.

-           Power On Self Test
                        adalah proses memeriksa atau mengecek semua hardware yang ada. Kegiatan ini bisa dilakukan, jika setting BIOS benar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Designed By sdd